MANADO, BahanaInspirasi.com – Usai debat calon wakil presiden atau cawapres di Jakarta Convention Center (JCC Senayan) pada Minggu, 21 Januari 2024, beberapa pandangan Gibran Rakabuming Raka ditanggapi oleh para peneliti dan aktivis lingkungan.

Tempo merangkum komentar peneliti dan aktivisme menanggapi pandangan Gibran yang disampaikan saat debat cawapres .

1. Kawasan Pangan
Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi Kalimantan Tengah Bayu Herinata membantah klaim wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka.

Klaim Gibran itu mengenai food estate di Gunung Mas berhasil. Bayu menjelaskan, sampai sekarang belum ada panen di food estate di sana.

“Food estate gagal, terutama yang food estate singkong di Gunung Mas. Singkong di sana gagal tumbuh,” kata Bayu dalam keterangannya kepada Tempo pada Senin, 22 Januari 2024.

2. Hilirisasi
Peneliti Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS) Deni Friawan menyoroti pernyataan Gibran yang akan memperluas cakupan hilirisasi. Menurut dia, tidak semua kekayaan sumber daya alam Indonesia bisa seperti itu.

“Tidak semua masalah penjelasan hilirisasi. Hanya karena Indonesia punya SDA (sumber daya alam) yang banyak, bukan berarti selalu Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari mengolah sumber-sumber hilir itu,” kata Deni dalam acara CSIS Media Briefing Menanggapi Debat Keempat Capres-Cawapres di Gedung Pakarti Centre, Jakarta Pusat pada Senin, 22 Januari 2024.

3. Inflasi Hijau
Gibran menanyakan cara mengatasi greenflation kepada Mahfud Md dalam debat Cawapres. Gibran hanya melontarkan istilah greenflation, namun tidak mampu memberikan penjelasan yang komprehensif.

Peneliti Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS) Deni Friawan mengatakan energi transisi tidak selalu menimbulkan inflasi atau greenflation . Deni menjelaskan, ada salah satu makalah dari European Bank yang membahas mengenai hal itu.

“Di makalah itu dijawab tidak selalu demikian (transisi energi menimbulkan inflasi). Malah sebaliknya yang terjadi,” katanya.

“Sayangnya yang bertanya juga sebenarnya tidak mengerti amat soal greenflation karena yang dibahas tentang demo di Prancis,” dia.

4. Pekerjaan Ramah Lingkungan
Gibran mengatakan sebanyak 5 juta lapangan kerja hijau atau green jobs dapat tercipta, salah satunya jika hilirisasi atau pengolahan hasil pertambangan terus dikawal. Greenpeace Indonesia menanggapi ucapan Gibran itu.

“Gibran sedang memoles hilirisasi menjadi transisi energi yang palsu,” kata Ketua Tim Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Arie Rompas kepada Tempo , Senin, 22 Januari 2024.

“Sementara hilirisasi yang dimaksud sama Gibran adalah pekerjaan yang masih ekstraktif, seperti nikel dan biofuel yang masih merusak alam,” ucap Arie.

“Ini bertentangan dengan pekerjaan ramah lingkungan .”

(redaksi)

Artikel ini telah terbit di https://nasional.tempo.co/read/1824435/setelah-gibran-debat-cawapres-ini-deretan-tanggapan-dari-peneliti-dan-aktivis-lingkungan

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Developer