BahanaInspirasi, JAYAPURA – Mendekati perhelatan pemilihan kepala daerah serentak pada november mendatang, membuat sejumlah analisis dan reaksi beragam dari berbagai insitusi, baik partai politik maupun institusi sosial lainnya seperti ormas. Hal ini pun tak luput terjadi di kota Jayapura. Jumat (10/05/2024)

Dengan jumlah umat muslim yang terbilang signifikan di Kota Jayapura, umumnya selalu menjadi langganan pasangan calon wakil walikota, terlepas siapapun yang akan menduduki posisi walikotanya.

“Melihat fenomena ini Sekretaris Lembaga Hikmah & Kebijakan Publik, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua, Imam Alfian menyebut “simpul utama Pilkada Kota Jayapura berada ada pada representasi ormas islam yang sudah memiliki track record panjang dalam gerakan keumatan dan keagamaan, seperti Muhammadiyah, NU, dan KAHMI.”

“Hal ini bukan tanpa alasan sebab ketiga ormas islam terbesar di kota Jayapura ini memiliki keanggotaan yang besar juga terhubung dalam kelompok – kelompok paguyuban, memiliki jejaring gerakan luas, dan Amal Usaha yang tersebar, berdaya dan merata, serta memiliki sistem perkaderan yang melahirkan berbagai tokoh pemimpin yang memiliki kapasitas dan kualitas yang baik untuk memimpin kota Jayapura 5 tahun mendatang.” Kata Alfian.

“Dari hasil jejak pendapat yang dilakukan LHKP, mencuat beberapa yang representasi dari ketiga ormas tersebut diantaranya dari Muhammadiyah sosok Ketua BAZNAS Prov. Papua KH. Mirza Edy Nadzary, yang sebelumnya pernah menjabat sbeagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Jayapura, Selain itu beliau merupakan pengusaha. Untuk NU Sendiri figur yang kuat adalah H. Kumar, beliau merupakan Ketua IKA PMII Papua, Namanya sudah sangat familiar dikalangan aktivis pemuda papua, selain sebagai pengusaha beliau juga aktiv dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan. Dan dari KAHMI tentu Surya Ibrahim, yang juga Sekretaris DPD PDIP Prov. Papua, sosok yang seperti H. Kumar, Surya Ibrahim Juga aktivis yang besar dari pergerakan Mahasiswa (HMI), dan sepak terjang beliau didunia politik di provinsi Papua, khsusunya di kota Jayapura tentu tidak di ragukan.” Sambungnya.

Ketiga nama diatas menurut Alfian “Recommendeed” bagi masyarakat Kota Jayapura, memiliki kapasitas dan kualitas serta track racord dan background yang jelas sebagai pemimpin yang ideal untuk menunjang pembangunan di kota jayapura apalagi ketiganya terlahir dari proses kepemimpinan organisasi sosial-keagamaan yang bersejarah dalam menunjang pembangunan dan kepemimpinan nasional.” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Developer