BahanaInspirasi.com, MANADO – Kenapa neraka paling banyak dihuni kaum wanita? Bahkan dalam banyak hadis disebutkan bahwa mayoritas penghuni neraka tersebut adalah mereka? Apa penyebabnya?

Imam Qurthubi rahimahullah menjelaskan tentang pertanyaan di atas. Beliau mengatakan penyebab banyaknya kaum wanita menjadi penghuni neraka karena hawa nafsu yang mendominasi pada diri mereka, kecondongan mereka kepada kesenangan-kesenangan dunia, dan berpaling dari akhirat karena kurangnya akal mereka dan mudahnya mereka tertipu dengan kesenangan-kesenangan dunia yang menyebabkan mereka lemah untuk beramal.

Kemudian Imam Qurthubi menambahkan, bahwa kaum wanita juga sebab yang paling kuat untuk memalingkan kaum lelaki dari akhirat disebabkan adanya hawa nafsu dalam diri mereka, kebanyakan dari mereka memalingkan diri-diri mereka dan selain mereka dari akhirat, cepat tertipu jika diajak kepada penyelewengan terhadap agama dan sulit menerima jika diajak kepada akhirat.

Lantas, ciri-ciri atau sifat wanita seperti apa calon penghuni neraka ini? Berikut penjelasannya:

1. Tidak mensyukuri pemberian suami
Disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan Abu Said Al-Khudri, ia berkata, “Rasulullah keluar saat Idul Adha atau Idul Fitri dan melewati para wanita, kemudian bersabda, ‘Wahai para wanita, keluarkanlah sedekah karena aku diperlihatkan bahwa kebanyakan penghuni neraka adalah dari kalangan kalian.’ Mereka (para wanita) bertanya, ‘Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda, ‘Kalian sering mengumpat dan mengingkari pemberian suami. Aku tidak melihat (orang) yang kurang akal dan agama dari kalangan kalian yang bisa mengalahkan laki-laki yang cerdas’.” (HR. Al Bukhari)

2. Gemar mengumpat
Mengumpat juga disebut nabi sebagai sifat yang menyebabkan perempuan masuk neraka. Berbeda dengan pria, kaum Hawa memiliki beragam aktivitas lisan yang dapat menjerumuskan mereka pada keburukan. Selain mengumpat, sifat gemar mengadu domba juga sangat erat pada wanita meski ancamannya neraka. Dari Hudzaifah, Rasulullah bersabda, “Tidak akan masuk surga orang yang suka namimah (adu domba).” (HR. Al Bukhari dan Muslim). Wanita yang notabene gemar mengobrol, berbincang, bergosip, sering kali terjatuh pada kata-kata yang menjelekkan orang lain lalu saling mengadu domba di antara mereka. Kedua penyakit lisan ini bukanlah dosa sederhana.

3. Gugat cerai tanpa alasan
Dari Tsauban, bahwasanya Rasulullah bersabda, “Wanita mana saja yang meminta cerai tanpa ada alasan yang jelas, maka haram baginya mencium bau surga.” (HR. Abu Daud, At Tirmidzi, dan Ibnu Majah). Saat sudah berumah tangga, sangat mudah bagi perempuan untuk menginginkan perceraian. Mengingat kondisi perempuan yang sangat perasa dan mementingkan hati ketimbang akalnya. Namun jika memahami hadis ini, maka seorang muslimah pastilah berhati-hati agar ucapannya tak mendahului perasaannya.

4. Berpakaian tipis dan ketat
Tiga golongan wanita berikutnya terangkum dalam sebuah hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua golongan penghuni neraka yang belum pernah aku lihat: (pertama) suatu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, dengannya ia memukuli orang; (kedua) wanita-wanita yang berpakaian (tetapi) telanjang, mereka berlenggak-lenggok dan condong (dari ketaatan), rambut mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak masuk surga dan tidak akan mencium baunya, padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan sejauh ini dan ini.” (HR. Muslim)

Tentang hadis ini, Imam An Nawawi menjelaskan bahwa “wanita yang berpakaian tapi telanjang” memiliki beberapa tafsir, yaitu; (1) wanita yang mendapat nikmat namun enggan bersyukur kepada-Nya, (2) wanita yang memakai pakaian tipis hingga nampak warna kulitnya, (3) wanita yang menutup sebagian tubuhnya namun membuka bagian tubuh yang lain.

5. Suka memakai wewangian dan berlenggak-lenggok
Dalam hadis di atas juga disebutkan “mereka (para wanita) berlenggak-lenggok dan condong dari ketaatan (maa-ilaat wa mumiilaat).”

Imam An Nawawi menjelaskan, ada tiga tafsiran mengenai maknanya. Pertama ialah perempuan yang tidak taat kepada Allah dan mengajarkan hal tercela. Kedua, wanita yang bergaya lenggak-lenggok layaknya wanita yang nakal.

Adapun yang ketiga yakni wanita yang keluar rumah dengan memakai wewangian dan berjalan sambil menggoyangkan bahunya.

6. Wanita yang kepalanya seperti punuk unta
Sebagaimana hadis di atas, Rasulullah menyebutkan perempuan yang tak akan masuk surga, bahkan tak diizinkan mencium harumnya, ialah mereka yang rambutnya seperti punuk unta.

Maksudnya ialah, kata Imam An Nawawi, perempuan tersebut memperbesar kepalanya dengan mengumpulkan rambut di atas kepalanya seperti memakai sorban. Naudzubillah, bahkan sebagian muslimah berhijab saat ini juga melakukan gaya punuk unta dibalik jilbabnya. Bagian belakang dan atas kepala mereka menonjol dan nampak seperti punuk unta. Meski dibalut jilbab, tonjolan itu tetap nampak dan menyerupai ciri perempuan yang disebutkan dalam hadis nabi.

7. Wanita yang mengaku marga selain dari ayahnya
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah bersabda, “Barang siapa mengaku keturunan dari orang lain yang bukan ayahnya sendiri, maka ia tidak akan mencium bau surga. Padahal bau surga telah tercium pada jarak tujuh puluh tahun, atau tujuh puluh tahun perjalanan.” (HR. Ahmad).

Saat ini cukup banyak kasus orang tua angkat yang menganggap anak tiri sebagai anak kandung. Alhasil, si anak tak tahu siapa ayahnya dan mengaku keturunan ayah tirinya. Kasus lain, anak hasil perzinahan yang mengaku sebagai anak dari ayah biologisnya. Padahal status dalam syariat, ia bukanlah keturunan ayah tersebut, meski darah sang ayah mengalir padanya. Wallahu a’lam.

8. Wanita yang menyemir rambut
Golongan wanita berikutnya yang akan diusir dari pintu surga, tak bisa memasukinya, bahkan tak bisa mencium harumnya, ialah mereka yang menyemir rambutnya dengan warna hitam. Dari ‘Abdullah bin ‘Abbas, Nabiyullah bersabda, “Pada akhir zaman nanti akan ada orang-orang yang mengecat rambutnya dengan warna hitam seperti warna mayoritas dada merpati. Mereka tidak akan mendapat bau surga.” (HR. Abu Daud)

9. Istri yang tidak taat pada suami
Suami adalah surga dan neraka bagi istri. Seorang istri yang taat pada suaminya, jaminannya adalah surga. Hal ini berlaku sebaliknya, istri yang tak taat pada suami, maka akan mendapat hukuman neraka. Al Hushain bin Mihshan pernah berkisah tentang bibinya.

Suatu hari, sang bibi pernah menemui Rasulullah untuk sebuah keperluan. Setelah urusannya selesai, Rasulullah bertanya kepadanya, “Apakah engkau sudah bersuami?” Bibi Al Hushain menjawab, “Sudah.” Rasulullah bertanya lagi, “Bagaimana (sikap) engkau terhadap suamimu?” Ia menjawab, “Aku tidak pernah mengurangi haknya kecuali dalam perkara yang aku tidak mampu.” Rasulullah lalu bersabda, “Perhatikanlah pergaulanmu dengan suamimu, karena suamimu adalah surga dan nerakamu.” (HR. Ahmad).

10. Wanita yang menyerupai lelaki
Dari Abdullah Ibnu Umar, Rasulullah bersabda, “Ada tiga golongan yang tidak akan masuk surga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari kiamat kelak: (1) anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, (2) wanita yang berperilaku seperti lelaki, dan (3) dayyuts (kepala keluarga yang tidak memiliki kecemburuan terhadap keluarganya dengan membiarkan kemaksiatan di tengah-tengah mereka).” (HR. An Nasa’i).

Naudzubillah, golongan wanita yang terakhir, yakni mereka yang berpenampilan layaknya pria, bahkan kelak tak akan dipandang oleh Allah. Dilempar ke neraka saja sudah begitu perih, apalagi tak sudi dilihat oleh Rabb Yang Agung. Naudzubillah.

Semoga kaum muslimah dijauhkan sejauh-jauhnya dari 10 sifat wanita penghuni neraka.

(redaksi)

Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Jum’at, 03 Mei 2024 – 12:39 WIB oleh Widaningsih dengan judul “Kenapa Neraka Paling Banyak Dihuni Kaum Wanita? Begini Penjelasan Imam Qurthubi”. Untuk selengkapnya kunjungi:
https://kalam.sindonews.com/read/1370307/72/kenapa-neraka-paling-banyak-dihuni-kaum-wanita-begini-penjelasan-imam-qurthubi-1714712711

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Developer